Batik Madura?
Batik, mulai trend kembali sejak UNESCO menetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia. Warisan budaya tentu tercipta dari masyarakat dengan budaya yang tinggi pula.
Batik Madura, apa yang membuat menarik dari sesuatu yang dihasilkan dari pulau yang dalam bayangan persepsi saya “tandus”, berbudaya tinggi? apalagi ini. Hehe.. hanya persepsi, sampai tulisan ini dibuat saya sendiri belum pernah ke pulau madura. Jadi jelas saya tidak punya bahan untuk membuktikan pernyataan tadi benar atau salah.
Dikenal dengan pulau garam, tersohor dengan ramuan jamunya, kerapan sapi, sedikit tahu komoditas pertaniannya juga bagus kok, bahkan denger2 tembakau terbaik sampurna dihasilkan dari sini. Kalau hanya merujuk dari pengalaman saya sih, petis ikan madura, ini jelas good quality product, setiap orang yang ke madura pasti oleh2nya petis ikan madura.. hanya itu yang saya tahu.. ^^

Norak itu Madura?
Sebagaimana madura adalah sebenarnya cukup dekat dengan pribadi saya, hanya selintas pikiran. Saat saya kecil, di daerah asal saya Probolinggo, dalam persepsi saya kata “madura” itu identik dengan kampung dan norak.., sekali lagi dalam persepsi saya saat itu.. dan ini bukan statement saat ini… -_+
Perlu diketahui di Probolinggo Jawa Timur, meski secara geografis di pulau jawa, sebagian besar penduduknya berbahasa madura, terutama yang di kampung2, hanya daerah2 tertentu di kota yg berbahasa jawa.
Entah kenapa setelah tinggal di Jogja, saya banyak tertarik dengan barang2 dari madura seperti mebel dan batik madura.. yang dulu saya anggap punya warna norak.
Merah itu Madura?
Kedua, kalau ada orang yang pakai baju norak, misal warna merah menyala di tengah teriknya matahari siang.. “Merah, kayak orang madura” << ini yang sering dipakai orang menyatakan sesuatu yang norak, “madura”.
Merah, ini dia poin yang saya sebenarnya saya critakan untuk kembali ke garis merah judul posting ini.. “ Batik Madura “
Merah, Biru, Hijau, Kuning <<= dalam intensitas kontras yang tinggi.., saya temui di warna cat Becak, Gapura Gang, Perahu Sampan, Ornamen Rumah, Pintu, Jendela, Bahkan Funiture di kampung2 berpenduduk orang Madura. Dan warna-warna berkarakter kuat inilah yang orang madura pakai dalam batik madura. Ada yang bilang warna yang dipakai cenderung kuat karena menggunakan pewarna alami (gak kebalik?), bukannya warna buatan itu bisa lebih ngejreng, kalau karena penggunaan pewarna alami dan proses tradisional yang masih terjaga membuat warna bertahan lama, itu mungkin.
Baik, kembali ke warna, inilah memang karakter orang madura lah yang tercermin kepada selera akan warna ini. Kalau penggunaan warna-warna kuat/ngejreng ini di bilang “Norak”, Saya bisa menilai wajar, karena memang sulit memadu-padankan warna dengan intensitas kontras tinggi, istilah saya ini warna2 egois persis sifat saya..^^ tapi saya tidak menyimpulkan ini sifat dasar orang madura loh..
tapi apakah memang corak warna batik madura itu norak? karena sangat berani menggunakan warna-warna kuat ini..
Warna Norak?
Dalam seni rupa tidak ada warna yang dianggap norak. Yang ada warna yang gak sepadan, gak macth kalau kata perempuanku. Karena semua hanya masalah memadu-padankan warna.., bahkan warna komplementer(Merah-Hijau, Biru-Orange, Kuning-Ungu) itu saja masih bisa di bikin sepadan dengan banyak cara.
Eksotis itu?
Jarang yang berani menggunakan warna-warna berani pada batik selain orang madura. Bukan soal pemakaian warna seperti merah biru tadi loh, tapi warna dengan intensitas kontras tinggi..
Di sini lah poinnya, pebatik madura mengunakan warna berkarakter kuat pada batik madura dan pada banyak hal lain sudah sejak lama. Sangat susah memadankan warna-warna kuat ini, tapi pengalaman panjang akan selera warna ini jelas menghasilkan sesuatu yang berkarakter kuat tapi tetap elegant, di situlah kelebihannya…
Ditambah dengan bahwa orang madura dikenal sebagai pelaut tangguh, sebagian besar koloninya adalah daerah pesisir, ini membuat pengaruh budaya luar cukup tinggi, sehingga perkemabangan ragam budayanya juga tinggi, ini juga berpengaruh pada motif-motif yang ada pada kain batik madura..
Eksotis itu Batik Madura.
Posted in Budaya, Design, Seni
Tags: batik, batik madura, madura, norak, warna
Recent Comments